PROFILE KOTA CILEGON


Sejarah Cilegon

Pada awalnya, Cilegon adalah sebuah tempat tanpa penghuni. Seiring berjalannya waktu pendatang mulai datang ke tempat tersebut dan menetap disana. Semakin hari tempat tersebut mulai dihuni oleh pendatang-pendatang dari tempat lain yang merantau.

Pada waktu itu, tempat tersebut masih sangat semak dan banyak terdapat rawa-rawa atau danau-danau kecil sehingga mereka menyebut tempat tersebut Cilegon. “Ci” diambil dari kata “Cai” yang berarti air sedangkan “Legon” diambil dari kata “Melegon” yang berarti Lingkungan atau Kawasan.

Jika diterjemahkan dalam bahasa Bahari, Cilegon berarti kawasan yang tempat dipenuhi air (kubangan air) yang merujuk pada pengertian tempat sebagaimana rawa-rawa. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya penguhuni di tempat tersebut, nama Cilegon pun melekat pada tempat tersebut hingga zaman kerajaan dan sekarang ini


Makna Lambang

Bintang – Bintang yang memiliki sudut 5 melambangkan Pancasila sabagai dasar Negara.
Tugu – Tugu Kota Cilegon yang menjulang tinggi melambangkan kekompakkan seluruh lapisan masyarakat dari mulai aparat dan masyarakat yang beraneka ragam suku, budaya dan keyakinan agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai.
Lidah Api – Lidah api yang berujung 9 melambangkan semangat dari seluruh warga Negara Indonesia dalam berjuang menegakkan nilai-nilai keadilan berdasarkan Pancasila.
Kapas dan Padi – Kapas yang menjadi bahan untuk membuat benang hingga menjadi pakaian dan padi yang menjadi sebuah nasi melambangkan kecukupan sandang (pakaian) dan pangan bagi seluruh warga Indonesia terkhusus masyarakat Cilegon.
Pena – Pena melambangkan Kota Cilegon sangat menjunjung tinggi pendidikan dan merupakan sebuah Kota Pendidikan yang turut serta dalam mencerdaskan anak bangsa.
Gunung – Gunung Batur melambangkan sejarah akan batas wilayah gerilya para pejuang Kota Cilegon.
Dinding – Benteng Surosoan (27 bata dan 4 puncak) yang melambangkan pertahanan Cilegon.
Gapura – Gapura Kaibon melambangkan Kota Cilegon sebagai Pintu Gerbang yang menjembatani antara Pulau Jawa dan Sumatera.
Ombak – Obak laut yang berjumlah 9 ombak melambangkan betapa dinamis dan energiknya seluruh masyarakat Kota Cilegon.
Laut dan Jangkar – Laut dan Jangkar melambangkan Kota Cilegon sebagai Kota Pelabuhan yang menghubungkan 2 pulau besar pulau Jawa dan Sematera.
Roda Gigi – Roda Gigi melambangkan Kota Cilegon merupakan sebuah Kota Industri yang besar.
Pita – Pita melambangkan kesatuan dan persatuan seluruh masyarakat Kota Cilegon yang memiliki ikatan yang kuat dan erat sebagaimana yang tertulis pada Semboyan Kota Cilegon.

Makna Jumlah

17 Kapas berjumlah, 8 Roda Gigi dan 45 Padi membentuk tanggal 17 – 8 (Agustus) – 1945 yang merupakan hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
27 Dinding Bata, 4 Puncak, 9 Lidah Api dan 9 Ombak Laut membentuk tanggal 27 – 4 (April) – 1999 yang merupakan tanggal peresmian atau kelahiran Kota Cilegon.

Makna Warna

Merah melambangkan semangat dan keberanian yang berlandaskan kebenaran yang hakiki.
Putih melambangkan kesucian, kejujuran dan kelembutan hati dalam berbudi luhur.
Kuning melambangkan kekuasaan yang dipimpin berdasarkan keadilan dan kebijaksanaan yang hakiki.
Hitam melambangkan kelanggengan dan kesabaran dalam menghadapi berbagai rintangan.
Hijau melambangkan kesejahtertaan dan kemakmuran untuk seluruh warga Indonesia.
Biru melambangkan kejernihan, kesentosaan dan keaslian.
Coklat melambangkan keteguhan dan dan ketetapan hati dalam bertindak menjalankan UUD 1945.

Makna Semboyan

Makna semboyan yang terdapat pada Cilegon yaitu:
AKUR SEDULUR “Akur Sesama Saudara”
Cilegon atau bahkan Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, kebudayaan serta perbedaan pikiran. AKUR SEDULUR bermakna bahwa kita memang benar berbeda tapi tetap saling mengharga, menghormati, saling mendukung dalam perbedaan tersebut untuk menjaga keharmonisan dalam berkeluarga, bertetangga, bermasyarakat dan bernegara.
JUJUR
Jujur bermakna berterusterang dalam berbagai aspek kehidupan, baik antara sesama manusia ataupun antara manusia dengan Tuhan-Nya untuk menciptakan ketentraman dalam hidup bernegara.
ADIL MAKMUR
Adil Makmur bermakna harapanan dan upaya untuk menegakkan keadilan yang sebenar-benarnya sesuai dengan UUD 145 agar tercipta kesejahteraan untuk seluruh warga Indonesia terkhusus Cilegon.

SAMBUTAN KEPALA DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA SANDI DAN STATISTIK KOTA CILEGON

Ahmad Aziz Setia Ade Putra,ST.,MM


Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh

Bismillahirohmanirrohim,

Segala puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat, rahmat, berkah, dan ridlo Nya, kita dapat menyelesaikan penyusunan buku profil pembangunan dan statistik sektoral Kota Cilegon tahun 2021.Otonomi daerah yang berimplikasi pada gencarnya masing masih daerah memacu kemandirian melalui pembangunan yang berdampak pada munculnya kebutuhan mendasar dalam perencanaan pembangunan adalah tersedinya data dan informasi.

Data statistic sectoral yang komprehensif dan memadai, tentunya akan memberikan informasi akurat serta dapat dipertanggungjawabkan terhadap proses pemecahan masalah sekaligus merupakan salah satu input bagi pimpinan dalam mengambil kebijakan.

Melalui data statistik yang tersaji dalam buku ini akan memotret gambaran mengenai progres pembangunan di Kota Cilegon. Bagi para pemangku kepentingan, kami harapkan data-data ini dapat dipergunakan dalam perencanaan, dalam mengambil kebijakan. Sedangkan bagi institusi Pendidikan, swasta atau masyarakat umum dapat dijadikan referensi dan rujukan informasi daerah.

Untuk masa yang akan datang, kiranya dapat melakukan penyempurnaan, dalam arti kualitas dan kwantitas semakin baik dan berkesinambungan dengan tetap melakukan koordinasi dan konfirmasi dengan organiasi perangkat daerah (OPD) sebagai narasumber. Sedangkan akurasi data sangat penting, dengan maksud danya penyusunan buku profil pembangunan dan data sectoral yang telah disusun dapat diterapkan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai secara efisien.

Akhir kata disampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu kelancaran penyusunan buku profil pembangunan dan statistic sectoral tahun 2020 dari awal hingga akhirnya selesai tepat pada waktunya. Semoga penerbitan publikasi buku ini, dapat dijadikan referensi yang bermanfaat bagi semua pihak.

Cilegon, oktober 2020

Wassalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokotahuh



Ahmad Aziz Setia Ade Putra,ST., MM
Kepala Dinas Komunikasi informatika sandi dan statistic Kota Cilegon